Jumat, 23 Mei 2014

PUISI UNTUK IBU

PUISI UNTUK IBU

    Suatu hari ketika seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia, Menjelang di turunkan dia bertanya kepada Tuhan, Para malaikat disini mengatakan "Bahwa besok engkau akan mengirimku ke dunia, Tapi bagaimana cara saya hidup disana "Saya begitu kecil dan lemah" kata si Bayi ,Tuhan pun menjawab " Aku telah memilih satu malaikat untukmu, ia akan menjaga dan mengasihimu" , Tapi di Surga apa yang saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa, "Ini cukup bagi saya untuk bahagia" demikian kata si bayi, Tuhanpun Menjawab " Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum setiap hari untukmu dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan jadi lebih berbahagia.
    Si Bayipun bertanya kembali "Dan apa yang dapat saya lakukan,saat ingin berbicara kepadaMU, " Sekali lagi Tuhan menjawab", " Malaikatmu akan mengajarkan cara berdo'a.
Si Bayipun belum puas. Ia pun bertanya lagi "Saya mendengar bahwa dibumi banyak orang jahat, siapa yang akan melindungi saya ?
Dengan penuh kesabaran Tuhan pun menjawab "Malaikatmu akan melindungimu dengan taruhan jiwanya sekalipun"
Si Bayipun tetap belum puas dan melanjutkan pertanyaannya " Tapi saya akan bersedih karena tidak melihat Engkau lagi" Dan Tuhanpun menjawab lagi" Malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang Aku dan akan mengajarkan bagaimana cara kamu bisa kembali kepadaKU, walaupun sesungguhnya aku selalu berada disismu.
      Saat itu Surga begitu tenangnya, sehingga suara dari bumi dapat terdengar,dan sang anak dengan suara lirih bertanya "Tuhan...jika aku harus pergi sekarang. Bisakah engkau memberitahuku, siapa nama malaikat dirumahku nanti?
Dan Tuhanpun menjawab, kamu dapat memanggil malaikatmu...IBU,
Kenanlah ibu yang menyayangimu, Untuk ibu yang selalu meneteskan air mata ketika kau pergi..Ingatkah engkau ketika ibumu rela tidur tanpa selimut,demi melihatmu tidur nyenyak dengan dua selimut membalut tubuhmu, Ingatkah engkau ketika jemari ibu mengusap lembut kepalamu ? Dan ingatkah engkau ketika air mata menetes dari mata ibumu ketika ia melihatmu terbaring sakit, Sesekali jenguklah ibumu yang selalu menanti kepulanganmu dirumah tempat kau di lahirkan, Kembalilah memohon maaf pada Ibumu yang selalu rindu akan senyumanmu, Jangan biarkan Engkau saat-saat yang akan kau rindukan dimasa datang ketika Ibu tiada , Tak ada lagi senyuman indah tanda bahagia, Yang ada hanyalah kamar kosong tanpa penghuninya, yang ada hanyalah baju yang di gantung di lemari kamarnya, Tak ada lagi dan tak akan ada ada lagi yang meneteskan air mata mendoa'kanmu di setiap hembusan nafasnya, Kembalilah segera...peluklah ibu yang selalu menyayangimu, Ciumlah kaki ibu yang selalu  merindukanmu dan berikanlah yang terbaik di akhir hayatnya. Kenanglah semua cinta dan kasih sayangnya, Ibu maafkan aku..sampai kapanpun jasamu tak akan terbalas.

2 komentar: